Di Jalan Manakah Engkau Ditipu?

Bismillah.
Semakin jauhnya kaum muslimah dari adab berpakaian yang syar’i mampu memunculkan fitnah bagi lelaki -kecuali yang Allah ‘Azza wa Jalla berikan hidayah padanya- . Banyak sekali alasan yang dibuat-buat untuk menunda melaksanakan ayat hijab yang pada hakitkatnya untuk menjaga kehormatan dirinya sendiri.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:
“Apabila kalian meminta sesuatu kepada para istri Nabî maka mintalah dari balik tabir. Yang demikian itu lebih suci bagi hati-hati kalian dan hati-hati mereka.” (Al-Ahzab: 53)
“Katakanlah kepada wanita-wanita mukminah: Hendaklah mereka menundukkan pandangan mata mereka dan menjaga kemaluan mereka serta jangan menampakkan perhiasan mereka kecuali apa yang biasa tampak darinya (tidak mungkin ditutupi). Hendaklah pula mereka menutupkan kerudung mereka di atas leher-leher mereka dan jangan mereka tampakkan perhiasan mereka kecuali di hadapan suami-suami mereka, atau ayah-ayah mereka, atau ayah-ayah suami mereka (ayah mertua)…” (An-Nur: 30-31)
“Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, dan putri-putrimu serta wanita-wanita kaum mukminin, hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka di atas tubuh mereka. Yang demikian itu lebih pantas bagi mereka untuk dikenali (sebagai wanita merdeka dan wanita baik-baik) hingga mereka tidak diganggu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Penyayang.” (Al-Ahzâb: 59)
Wahai saudariku? sampai kapan engkau menunda? sedangkan kita tak tahu apakah esok masih bisa menghirup udara ini. Semoga Allah ‘Azza wa Jalla memudahkan-mu melaksanakan aturan syari’at yang wajib engkau jalankan. Janganlah engkau menjadikan dirimu -secara sadar atau tidak- sebagai sumber fitnah bagi lelaki ajnabi (bukan mahram) yang memandangmu.
Apakah fashion dari negeri barat yang merusak lebih engkau ridhai dari pada pakaian syar’i yang bisa jadi tampil apa apanya. Karena fungsi-nya lah yang lebih diutamakan. Tidak ketat supaya tidak membentuk tubuh. Tertutup, jauh dari keterbukaan.
Maka, Di jalan manakah engkau ditipu?
Masih belum terlambat saudariku. Bersegeralah.
Wallahu a’lam.
*Berikut ini link artikel tentang hijab, semoga bermanfaat.

semaKin berManfaat postinganMu, akhi ^_^
Semoga yang tersesat segera kembali ke jalan yg lurus..
Semoga yg mendapatkan cobaan senantiasa diberi kemudahan..
Semoga yg telah menemukan arah, senantiasa istiqomah..
Barokallohufiikum
Wa fiiki Barakallahu .
Na’am..,postingannya makin bernilai ^_^
sejuk mas bacaannya